Faizatun Ngafifah Seorang ASN Yang Menyukai Film, Sains dan Teknologi

Ic Power Laptop

2 min read

ic power laptop

Istilah IC Power laptop mungkin masih asing di telinga banyak orang. Perlu diketahui, IC merupakan singkatan dari Integrated Circuit.

Jadi, IC Power Laptop yaitu sirkuit terintegrasi atau jembatan yang menghubungkan laptop dan sumber listrik.

Seringkali kita mengalami kerusakan pada IC Power Laptop. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri kerusakannya, simak penjelasan berikut ini:

Ciri-ciri Ic Power Laptop Rusak

Cara mengganti ic power laptop

1. Saat Mengecas, Baterai Tidak Terisi

Ciri pertama bila ic power laptop mengalami kerusakan adalah baterai tidak terisi saat Anda melakukan pengecesan.

Laptop Anda diisi baterainya dengan cara menyambungkan ke sumber listrik. Pada status bar di laptop terisi, namun setelah tercabut dari charger, laptop malah drop baterainya karena tidak terisi.

Untuk mengeceknya apakah IC Powernya rusak, coba gunakan charger lain dengan merk sama dengan laptop Anda.

Apabila charger yang digunakan tetap tidak bisa untuk mengecas, maka kerusakan dipastikan berasal dari IC power laptop, bukan pada chargernya.

2. Indikator Baterai Berubah-ubah

IC laptop power yang rusak memiliki indikator baterai yang berubah-ubah yang muncul di layar laptop. Akan ada angka yang muncul bermacam-macam, misal baterai 80 %, 5 %, dan 20 % .

Angka tersebut bukan angka sebenarnya karena saat dicharger pun tidak akan bertambah daya baterainya, dan masih angka yang sama.

Selain itu, akan ada pemberitahuan berupa “plugged in, not charging?” saat Anda mencolokkan charger ke sumber listrik.

Hal ini dikarenakan laptop tidak bisa mengisi baterai, dan hanya menyambungkan laptop dengan sambungan listrik.

Bila kita cabut chargernya, maka laptop akan mati karena memang terjadi kerusakan pada ic power laptop.

3. Lampu Charger Tidak Menyala

Masih berhubungan dengan dua penyebab di atas, IC Power Laptop yang rusak juga ditandai dengan matinya lampu pada charger laptop saat digunakan. Pada saat dicolok ke sumber listrik, lampu charger biasanya menyala.

Bahkan pada merk tertentu, akan ada dua lampu yang menyala, misalnya lampu merah saat mengisi, dan lampu kuning/hijau saat baterai telah diisi penuh. Bila IC Power laptop rusak, maka lampu tersebut tidak akan menyala.

4. Laptop Mati Total

Bila laptop mengalami kerusakan yang parah pada bagian IC Powernya, maka yang terjadi adalah laptop mati total.

Seperti disebutkan di atas, IC Power laptop memiliki fungsi sebagai jembatan yang menghubungkan daya listrik ke seluruh komponen laptop.

Oleh karena itu, bila IC Power Laptop rusak, maka kemungkinan terburuk adalah laptop mati total dan tidak bisa dinyalakan.

Daya listrik tidak bisa dialirkan, hal ini juga bisa menyebabkan komponen laptop lainnya bisa rusak. Segeralah lakukan perbaikan atau penggantian bagian laptop atau IC power tersebut.

Mencegah IC Power Laptop Rusak dengan Waspadai Kebiasaan Buruk Ini

cara mencegah ic power laptop rusak

Cara paling efektif bila IC Power laptop rusak adalah dengan menggantinya. Harga IC Power laptop mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Oleh karena itu, mengingat pentingnya peran IC Power Laptop, maka sebaiknya Anda merawatnya agar tidak terjadi kerusakan.

Perhatikan beberapa kebiasaan buruk berikut ini yang justru membuat IC Power laptop mengalami kerusakan:

1. Tidak Membersihkan Debu pada Ventilasi Laptop

Hal yang sangat jarang dilakukan oleh pengguna laptop adalah membersihkan laptop itu sendiri.

Terutama pada bagian ventilasi pembuangannya. Bila tertutup debu, risiko kerusakan pada bagian IC Power akan semakin meningkat.

Bila tertutup debu, suhu di dalam laptop akan menjadi tertahan di dalamnya. Ini yang akan mengantarkan pada heating issues yang merembet ke masalah IC Power.

2. Menyimpan Laptop di Ruangan Lembab

Sebaiknya, simpan laptop di ruangan yang kering bukan lembab. Bila ruangan tersebut terasa lembab dan mengandung air, maka jangan simpan laptop di sana.

Bila terkena air, beberapa komponennya rentan mengalami konslet. Hal ini juga bisa merembet ke kerusakan IC Powernya.

Nah bila begitu, jika laptop Anda terkena hujan maka hal tersebut juga bisa mempengaruhi IC power laptopnya.

3. Menggunakan Laptop di Atas Kasur atau Bantal

IC Power Laptop Cepat Rusak

Kebiasaan ini memang sering dilakukan bila Anda terlalu malas untuk menggunakan laptop di meja atau di lantai.

Menggunakan laptop di atas kasur atau bantal sejatinya malah membuat laptop berpotensi mengalami heating, yang bisa merusakkan IC Power Laptop.

Hal ini dikarenakan kasur dan bantal bakal menyerap panas dari laptop, dan memantulkan kembali sehingga suhu panas bakal tertahan di laptop.

4. Menggunakan Charger Palsu

Penggunaan charger yang bukan menjadi pasangan laptop tersebut juga bisa menjadi penyebab ic power laptop rusak.

Terlebih bila Anda menggunakan charger KW alias charger palsu untuk mengisi daya baterai laptop Anda.

Maka sangat disarankan bila Anda memakai charger bawaan dari laptop saat melakukan pengisian baterai.

Faizatun Ngafifah
Faizatun Ngafifah Seorang ASN Yang Menyukai Film, Sains dan Teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *